Rabu, 01 Mei 2013

Sungai Eufrat mengering, Sungai Penanda Datangnya Hari Kiamat


Sungai Eufrat, Sungai Penanda Datangnya Hari Kiamat

SABTU, 02 FEBRUARI 2013
Sungai Eufrat, Sungai Penanda Datangnya Hari Kiamat - Sungai Efrat atau Sungai Furat (Inggris: Euphrates, Arab: نهر الفرات al-Furāt, bahasa Ibrani: פרת: Prat, bahasa Turki: Fırat, bahasa Kurdi: Firat) adalah sungai besar yang bersama-sama dengan sungai Tigris menjadi ciri khas Mesopotamia. Sungai Efrat bermata air di Anatolia, Turki, dan bermuara di Teluk Persia. Sungai ini panjangnya lebih kurang 2,781 kilometer (1,730 mil).
Sungai Eufrat, Sungai Penanda Datangnya Hari Kiamat

Daripada Abu Hurairah r.a., Rasulullah saw bersabda: 

"Hari kiamat tidak akan terjadi sampai (apabila) Sungai Efrat menjadi surut airnya sehingga nampaklah sebuah gunung dari emas. Banyak orang-orang (yang berada disitu) berperang untuk merebutkannya. Maka terbunuhlah sembilan puluh sembilan dari seratus orang yang berperang. Dan masing-masing yang terlibat (dalam peperangan itu) berkata, "Mudah-mudahan akulah orang yang selamat itu"."

Di dalam riwayat Bukhari Muslim, Rasulullah bersabda: 

"Sudah dekat suatu masa di mana sungai Efrat akan surut airnya lalu tampak perbendaharaan emas darinya, maka barangsiapa yang hadir di situ janganlah ia mengambil apapun dari harta itu."

Sungai Furat memberi kehidupan yang membawa kepada kemunculan peradaban Sumeria, lebih kurang alaf ke-4 SM. Kebanyakan kota purba penting terletak di tebing sungai ini termasuk Mari, Sippar, Nippur, Shuruppak, Uruk dan Eridu. Lembah sungai ini juga membentuk pusat imperium Babilon dan Assyria. Pertempuran Karbala juga berlaku di tepi sungai Furat di mana Imam Hussain, keluarga dan sahabat beliau terbunuh.

Sumber : Wikipedia
Foto : http://sinnerinrepentance.blogspot.com

Kamis, 14 Maret 2013


Mengenang Tragedi Berdarah Di Tepian Sungai Eufrat 10 Muharram 1373 Tahun lalu


==================
Assalamualaikum wr.wb
Sahabatku rahimakumullah,
Tragedi Karbala’, meski telah lewat 1373 tahun (kelender Hijriyah) atau 1332 tahun (kelender Masehi), namun masih mendengungkan nyanyian duka yang tiada henti. Para sejarawan menulis bahwa peristiwa pembantaian di Karbala itu merupakan sejarah paling hitam dalam sejarah Islam. Berikut ini ringkasan dari Tragedi Berdarah tersebut yang kembali dikisahkan bukan untuk memedihkan lagi luka sejarah itu, namun untuk sekedar mengingatkan, betapa perpecahan antar umat Islam sebaiknya tidak terjadi lagi di masa yang akan datang.

Pertempuran Karbala terjadi pada tanggal 10 Muharram, tahun ke-61 dari kalender Islam (9 atau 10 Oktober 680 )di Karbala, yang sekarang terletak di Irak. Pertempuran terjadi antara pendukung dan keluarga dari cucu Muhammad, Husain bin Ali dengan pasukan militer yang dikirim oleh Yazid bin Muawiyah, Khalifah Bani Umayyah saat itu. Pihak Imam Husain terdiri dari anggota keluarga Nabi Muhammad SAW , sekitar 128 orang. Husain dan beberapa anggota juga diikuti oleh beberapa wanita dan anak-anak dari keluarganya. Di pihak lain, pasukan bersenjata Yazid I yang dipimpin oleh Umar bin Sa'ad berjumlah 4.000-10.000.

Pembantaian di Karbala ini kemudian diperingati setiap tahunnya oleh Muslim Sunni maupun Syiah yang bertepatan dengan Asyura (Hari kesepuluh Muharam). Karenanya banyak yang menjuluki sebagai Peristiwa Asyura….

Latar Belakang
------------------
Peristiwa di Karbala (Irak) dimulai dari perbedaan model pemikiran Bani Hasyim (ahlul bait Nabi) dengan Bani Umayyah (keturunan Abu Sufyan). Bani Hasyim melihat agama sebagai agama, kenabian, petunjuk dan cahaya penerang. Sebaliknya Bani Umayyah melihat agama sebagai kerajaan, kekuasaan dan kedaulatan.

Ketika Ali ibn Abi Thalib wafat, maka putra tertuanya Hasan ibn Abi Thalib mendapatkan baiat dari kaum muslimin untuk menggantikan menjadi khalifah (jadi bukan karena wasiat ayahnya). Hasan bin Ali menerimanya dengan penuh keterpaksaan. Sesunggguhnya beliau tak pernah menginginkan kekuasaan. Tapi ada satu golongan dari kubu Muawiyah (putra Abu Sufyan) yang menolak pembaiatan itu. Dia menginginkan kursi khalifah jatuh ditangannya (pada saat pemerintahan Usman bin Affan, sudah mulai dihembuskan isu dan fitnah, bahwa keluarga Imam Ali kw mengejar kursi kekhalifahan, padahal, Imam Ali-lah yang termasuk orang pertama yang memberikan baiat pada Usman bin Affan, begitu ketika perang, Usman wafat, Hasan dan Husein menghadap ayahnya dengan berlumuran darah, tapi sang ayah marah dan berkata, “mengapa kalian tidak sekalian mati dalam melindunginya?”

Karenanya Hasan bin Ali yang lembut hati dan menyukai perdamaian berniat untuk menyerahkan saja kursi kekhalifahan kepada Muawiyah, tapi 40.000 pasukan tempur siap membelanya, menolak niat Hasan tersebut (Husein pun menolak niat saudaranya).

Maka, dua kubu berdiri siap untuk bertempur. Tapi Imam Hasan yang hatinya lembut dan memang sejak awal tidak punya ambisi untuk jadi khalifah, tidak tahan membayangkan pertumpahan darah dan perang saudara yang akan terjadi,di kalangan kaum muslimin. Beliau berdiri ditengah dan mempersembahkan kursi kekhalifahan pada Muawiyah dengan beberapa syarat dan dalam ssuatu perjanjian. Diantaranya adalah Muawiyah tidak boleh mengangkat penggantinya kelak, semuanya harus dikembalikan kepada kaum muslimin.

Selanjutnya Muawiyah pulang ke Syam, ke istananya yang megah, sedangkan Hasan dan Husein bin Ali kembali ke Madinah.

Muawiyah menjadi pemimpin yang bengis dan zalim, sementara makin banyak kaum muslimin yang mengikuti pengajian yang ditegakkan Imam Hasan dan Imam Husein. Mereka berdua semakin dicintai kaum muslimin. Kondisi ini membuat dengki Muawiyah, sehingga salah seorang istri dari keluarga Abu Sufyan meracuni Imam Hasan. Imam Hasan syahid, namun tidak diizinkan pleh Muawiyah untuk dimakamkan disebelah Rasulullah, akhirnya beliau dimakamkan di Baqi’.

Muawiyah mengangkat gubernurnya di Bashrah, yaitu Ziyad. Ziyad dijadikannya sebagai orang yang sangat keras dan kejam. Sementara ia sendiri mulai bersandiwara sebagai orang yang lemah lembut. Sampai di akhir hayatnya ia sengaja mengangkat Yazid anaknya (seorang yang sangat jauh dari cakap, suka berfoya foya, berjudi dan mabuk mabukan), untuk menggantikan kedudukannya, sekaligus melupakan perjanjiannya dengan Hasan ibn Ali.

Berita itu disampaikan sekaligus dimintakan baiatnya oleh Marwan, gubernur Madinah. Tentu saja ditolak keras oleh Husein ibn Ali, Abdurrahman ibn Abu Bakar, Abdullah ibn Umar dan Abdullah ibn Zubair. Dan yang paling keras diantara mereka berempat itu adalah Abdullah ibn Zubair, dialah yang diwasiatkan Muawiyah kepada Yazid untuk mencincangnya jika ia dapat ditaklukkan.

Sejak wafatnya Hasan, Husein ibn Ali pergi ke Makkah untuk mencari keamanan dan perlindungan, beliau disertai dua saudarinya, Zainab dan Ummu Kultsum, saudaranya Abu Bakar, Abbas dan Ja’far, juga putra saudara-saudara kandungnya Hasan ibn Ali.

Suatu ketika rakyat Kufah mengirim surat kepada beliau, berisi ajakan agar datang kepada mereka untuk mendapatkan baiat dan menolak kesewang-wenangan yang dialami umat dengan naiknya Yazid. Husein mengirimkan utusan menuju Kufah, yaitu Musallam ibn Uqail ibn Abu Thalib untuk melihat kesungguhan rakyat Kufah.

Mata-mata Yazid mengetahui hal tersebut, tapi gubernur Kufah saat itu Nu’man menolak memerangi utusan Husein, sehingga ia kemudian dicopot dan digantikan oleh Abdullah ibn Ziyad penguasa Bashrah. Ibn Ziyad mewarisi kekejian ayahnya, ia juga membunuh utusan Husein yang datang ke Bashrah untuk mengajak rakyat Bashrah melakukan perlawanan.

Ibn Ziyad memasuki Kufah secara diam diam, tapi secara unik dapat diketahui oleh Musallam ibn Uqail, namun, Musallam tidak melakukan penyergapan terhadap ibn Ziyad, karena sebagai seorang mukmin, Rasululullah saw melarang melakukan tipu daya dan membunuh dengan menyergap.

Musallam berhasil mendapatkan simpati dan baiat rakyat Kufah yang telah lama merindukan Husein, beliau mengirim surat kepada Husein untuk segera datang ke Kufah. Namun, dengan tipu daya licik dari Ibn Ziyad, justru Musallam yang disergap dan dipenggal kepalanya oleh ibn Ziyad.

Husein belum mengetahui hal ini, hingga beliau mempersiapkan keberangkatannya bersama seluruh keluarganya. Beliau mengirim utusan kepada rakyat Kufah memberitahukan kedatangannya, orang tersebut adalah Qais. Sementara kaum muslimin beserta sahabat sahabat Husein, berusaha menghentikan tekad Husein untuk datang ke Kufah, mereka memiliki firasat bahwa Husein akan mengalami peristiwa yang buruk, tapi tekad Imam Husein sudah bulat. Andai saja Yazid ibn Muawiyah adalah seorang yang cakap, pintar dan berakhlak mulia, maka ia-lah orang pertama yang memberikan baiatnya, namun kondisinya adalah kebalikan dari semua itu, jika tidak dilawan sekarang, bagaimanakah pertanggungjawabannya sebagai ahlul bait yang tersisa dihadapan Allah, jadi bukan karena kekuasaan ia berperang. Husein tidak akan mebiarkan agama Allah dan hak manusia menjadi permainan di tangan Yazid.

Husein merasa bertanggung jawab terhadap seluruh keluarga besarnya, karenanya ia membawa serta seluruh keluarganya menuju Kufah (ia tidak menyangka keadaan di Kufah sudah sepenuhnya dikuasai ibn Ziyad).

Dalam perjalanan menuju Kufah, Husein bertemu dengan rombongan Zuhair ibn Qiyan yang sedang melakukan perjalanan. Husein membisikkan kata-kata “apakah Zuhair ingin memperoleh surga sekarang ataukah nanti?”, maka Zuhair pun bergabung dengan rombongan Husein, sedangkan keluarganya disuruh kembali ke kampung halaman.

Ditengah perjalanan, akhirnya Husein memperoleh kabar tentang keadaan semua utusan yang diperintahkannya ke Kufah dan Bashrah, namun Husein dan rombongan sudah bertekad bulat untuk menepati janjinya pada undangan rakyat Kufah.

Ibn Ziyad mengisolasi rakyat Kufah, dan mengutus pasukan untuk mencegat rombongan Husein, pasukan tersebut dipimpin oleh Al- Hurr ibn Yazid Al-Tamimi. Pasukan ini berhasil menemukan Husein, namun keadaan pasukan sangat haus menahan panas, mereka hampir mati lemas, dan melihat hal tersebut, Imam Huseien menyuruh sahabatnya memberikan air kepada pasukan tersebut. Mereka shalat berjamaah, dan berbincang bincang.

Perbincangan sampailah pada maksud pasukan untuk membawa Husein dan rombongan ke hadapan Ibn Ziyad, tentu saja Husein menolak mentah mentah. Pasukan yang telah ditolong sebelumnya itu pun mulai menghalang halangi kepergian rombongan Husein, mereka dicegat kesana kemari, bahkan menuju mata air. Pasukan membiarkan rombongan Husein kehausan, sementara sebelumnya mereka justru ditolong..Husein pun marah dan mengumumkan perang terhadap pasukan (karena dalam rombongan Husein juga terdapat anak kecil yang sedang sakit, hingga sangat membutuhkan air). Namun Al-Tamimi menolak perang, ia hanya ditugaskan menahan Husein, bukan memeranginya oleh ibn Ziyad, demikian ia berkata.

Ketika Husein dipuncak amarahnya, ia bertanya, apa nama tempat dimana mereka sekarang berada, mereka menjawab “Karbala”, maka sirnalah harapan Husein, ia gelisah dan putus asa, disinilah, tempat inilah yang sudah diramalkan oleh kakeknya Rasulullah saw, ayahnya Ali ibn Abi Thalib r.a, sebagai akhir dari perjalanannya….

Epic akhir Sang Cucu Nabi
------------------------------
Matahari bersinar garang, tepat di atas kepala-kepala berbalut sorban yang telah basah bermandikan keringat dan debu. Seorang pria setengah baya berteriak keras, “Hentikan pertempuran! Waktu Zhuhur telah tiba, kita harus shalat!!”
Sia-sia.

Suara pria gagah itu lenyap ditelan gemuruh ribuan pasukan musuh yang terus merangsek maju. Ia mengeluh. Perlahan ia memutar pandangan ke sekelilingnya. Satu.. dua.. tiga.. hanya tinggal belasan orang saja kerabatnya yang masih bertahan hidup. Dengan tenaga yang masih tersisa pedang mereka menebas ke kanan dan ke kiri, menumbangkan satu persatu musuh yang mencoba mendekat.

Pria yang berjuluk Sayyid Syabab Ahlil Jannah itu kembali menghela nafas. Ketika matahari terbit pagi itu, ada tujuh puluh dua orang keluarga dan sahabat prianya yang berdiri gagah di belakangnya. Namun kini tinggal beberapa...

Memang. Apalah arti tiga puluh dua penunggang kuda dan empat puluh orang pejalan kaki, dibanding empat ribuan orang pasukan musuh. Satu persatu anggota pasukan kecil itu tumbang sebagai syahid. Dan ketika matahari mulai tergelincir ke barat, hanya tinggal orang saja yang tersisa, berjuang membela harga diri, kehormatan dan kebenaran yang mereka yakini.

Padang tandus itu masih mengepulkan debunya ke udara. Tak hanya pengap gurun yang tercium, udara ditepian sungai Eufrat siang itu juga mulai menebarkan bau amis darah.

Siang itu, terik mentari padang pasir menjadi saksi sebuah peristiwa kelam yang terus dikenang hingga saat ini, Perang Karbala. Perang, yang terjadi antara Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib dan para pengikutnya melawan tentara Dinasti Umayyah yang dipimpin Umar bin Sa’ad bin Abi Waqqash dan Syimar bin Dziljausyan, itu nyaris memusnahkan keturunan Rasulullah dari garis Al-Husain. Konon, pertempuran tak berimbang yang tak ubahnya pembantaian itu sudah diramalkan Nabi Muhammad SAW di hari Al-Husain lahir.

Dikisahkan, 57 tahun sebelumnya, ketika mendengar Fatimah Az-Zahra telah akan melahirkan putra keduanya, Rasulullah segera bergegas menjenguknya. Tak lama kemudian tangis sang jabang bayi pun pecah. Tangis itu sangat keras, sekokoh hati pemiliknya. Nabi Muhamad lalu meminta cucunya itu dibawa ke pangkuannya untuk dibacakan adzan dan iqamah.

Asma binti Umais, sahabat Anshar yang membantu Fatimah saat melahirkan, segera menggendong bayi merah itu dan menyerahkannya kepada Baginda Nabi. Setelah diadzani dan diiqamati, sang jabang bayi lalu diberi nama Al-Husain, semakna dengan nama sang kakak yaitu Al-Hasan yang berarti kebajikan.

Berita dari Jibril
Ketika tengah asyik menciumi sang cucu, tiba-tiba Nabi termangu dan meneteskan air mata. Umais pun segera bertanya, “Mengapa di hari bahagia ini Anda menangis, wahai Rasulullah?.”

“Jibril baru saja memberitahu kepadaku, kelak anak ini akan dibunuh oleh sebagian umatku yang durhaka. Jibril juga menunjukkan tanah di mana Al-Husain terbunuh.”

Ibnul Atsir, dalam tarikh Al-Kamilnya, menceritakan, Nabi pernah memberikan segumpal tanah berwarna kekuningan kepada Ummu Salamah, salah satu istri beliau, yang didapat dari Malaikat Jibril. Tanah tersebut, menurut kabar dari Jibril, berasal dari daerah di mana Al-Husain akan terbunuh dalam sebuah pertempuran.

Nabi berpesan kepada Ummu Salamah, “Simpanlah tanah ini baik-baik. Bila warnanya berubah menjadi merah, ketahuilah bahwa Al-Husain telah meninggal dunia karena dibunuh.”

Dan, tepat pada tanggal 10 Muharram 57 H, Ummu Salamah menyaksikan gumpalan tanah pemberian suaminya berubah warna menjadi merah. Tahulah ia, cucu kesayangan Rasulullah itu telah meninggal dunia. Ummu Salamah adalah orang pertama di Madinah yang mengetahui perihal kematian Al-Husain. Dari mulutnya pula berita duka itu menyebar ke segenap penjuru kota dan menggemparkannya.

Perang Karbala’ adalah tragedi terbesar kedua dalam sejarah Islam setelah beberapa perang saudara pada masa pemerintahan Sayyidina Ali bin Abi Thalib, yakni Perang Jamal, yang menghadapkan Ali bin Thalib dengan Thalhah bin Ubaidillah, Zubair bin Awwam dan Aisyah Ummul Mukminin, dan Perang Shiffin, antara tentara Khalifah Ali bin Abi Thalib dengan kubu Mu’awiyah bin Abu Sufyan. Sebagaimana perang saudara sebelumnya, Perang Karbala juga menghadapkan dua tokoh generasi kedua Islam yang merupakan putra sahabat-sahabat terdekat Nabi, Al-Husain putra Sayyidina Ali dengan Umar putra Sa’ad bin Abi Waqash yang mewakili Yazid bin Muawiyyah dan gubernurnya di Kufah, Ubaidullah bin Ziyad.

Matahari terus bergerak ke arah barat. Menyadari pasukan musuh sama sekali tak berniat menghentikan pertempuran, bersama sisa pengikutnya Al-Husain pun mendirikan shalat khauf, shalat darurat di tengah medan perang. Di antara mereka tampak adik tirinya, Abbas; putra kedua Al-Husain, Ali Al-Akbar; dan kemenakannya, Qasim bin Hasan bin Ali. Bergantian mereka melaksanakan ruku’ dan sujud, sementara yang lain berusaha melindungi dengan pedang dan tombak.

Matahari semakin menyengat ketika shalat khauf usai. Kembali Imam Husain dan para pengikutnya berjuang mempertahankan diri. Dan kembali, satu persatu anggota pasukan kecil itu berguguran, hingga akhirnya tinggal Al-Husain, Ali Al-Akbar bin Al-Husain, dan Abbas saja yang tersisa.

Dengan gagah berani Ali Akbar menerjang musuh dan berhasil menumbangkan tiga atau empat orang musuh sebelum sebuah sabetan pedang membuatnya terluka parah. Ia mundur mendekati sang ayah karena merasa sangat kehausan. Namun sejak pagi, persediaan air rombongan Al-Husain telah habis. Sementara untuk mengambil dari sungai Eufrat yang tak seberapa jauh juga tak memungkinkan, karena ribuan tentara Umayyah berbaris menjaganya.

Dengan wajah iba Al-Husain menentramkan putranya, “Bersabarlah anakku, sebelum petang Kakek-mu Rasulullah SAW akan datang untuk memberimu minum dengan kedua tangan beliau yang mulia.”

Kemenakan Tercinta
----------------------
Mendengar ucapan sang ayah yang menjanjikan kesyahidan, semangat Ali Akbar kembali tersulut. Ia segera kembali ke tengah pertempuran dan menumbangkan dua atau tiga lawan. Langkah pemuda pemberani terhenti ketika sebatang anak panah menembus lehernya. Ali Akbar menghembuskan nafas terakhirnya di pangkuang sang ayahanda.

Tiba-tiba dari dalam tenda seorang perempuan menghambur keluar dan berlari menuju Imam Husain yang tengah memangku jasad Ali Akbar. Tangisnya pecah saat memeluk jenazah kemenakan tercintanya. “Terkutuklah orang-orang yang telah membunuhmu, Anakku,” raung Zainab binti Ali, adik kandung Al-Husain. Kematian Ali Akbar menggenapkan dukanya setelah sepagian melihat tiga putranya Aun Al-Akbar, Muhammad dan Ubaidullah gugur di medan perang Karbala’.

Al-Husain, sambil membawa jenazah Ali Akbar, segera menarik adiknya kembali ke tenda. Tiba-tiba dari arah belakang kemudian terdengar teriakan seorang bocah kecil, “Hai orang jahat! Kau mau membunuh pamanku?.”

Dengan berani anak itu menghadang laju seorang prajurit Umayyah yang akan membokong Al-Husain. Di tangannya tergenggam sebatang tongkat kayu. Sejurus kemudian Qasim bin Hasan bin Ali, demikian nama anak yang baru menginjak remaja itu, menjerit karena seorang tentara musuh menebas putus tangan mungilnya.

Al-Husain segera meraih remaja yang mewarisi ketampanan ayahandanya itu. Dengan lembut ia berbisik di telingan kemenakan kecilnya, “Tabahkan hatimu, anakku sayang. Allah akan segera mempertemukanmu dengan ayah dan kakekmu.”

Kini hanya tersisa Al-Husain dan adik tirinya Abbas bin Ali. Penatnya bertempur seharian dan teriknya matahari siang membuat dahaga keduanya tak tertahankan lagi. Mereka pun nekat menerobos barisan tentara Umayyah yang menjaga tepian sungai Eufrat. Berhasil. Dengan tergesa keduanya menciduk air dengan kedua telapak tangannya.

Namun sebelum dahaga itu terobati, hujan anak panah membuat Abbas rebah tak bangun lagi. Sebatang anak panah juga menghujam pipi Al-Husain. Dengan pilu dicabutnya anak panah dan menutup lubangnya dengan telapak tangan. Kepala suami Syahbanu, putri kerajaan Persia, itu kemudian tengadah dan berdoa, “Ya Rabb, hanya kepada-Mu aku mengadu. Lihatlah perlakuan mereka terhadap cucu rasul-Mu.”

Matahari telah condong di ufuk barat. Waktu Ashar yang telah datang menjelang menjadi saksi Al-Husain yang tinggal berjuang sendirian. Wajahnya nampak lelah, meski tak mengurangi sorot keberaniannya, dan sekujur tubuhnya dipenuhi luka senjata.

Puluhan anggota pasukan Umayyah mengurungnya. Namun seperti tersihir, tak satupun yang berani mengayunkan pedang ke arah Imam Husain. Nampaknya ada keraguan yang menyelimuti benak masing-masing pasukan. Mereka tengah menimbang, “Beranikah menanggung resiko menjadi orang yang menghabisi nyawa cucu Rasulullah?.”

Sementar Al-Husain, dengan segala kewibawaan dan harga diri yang diturunkan ayah dan kakeknya, berdiri di tengah-tengah dengan pedang teracung. Ia berseru lantang, “Apa yang membuat kalian ragu membunuhku. Majulah. Demi Allah, tidak ada pembunuhan yang lebih dibenci Alah dari pada pembunuhanku ini. Sungguh Allah akan memuliakanku, dan menghinakan kalian.”

Pahlawan Karbala’
---------------------
Melihat Al-Husain sendirian di tengah kepungan musuh, Zainab –yang belakangan di kenal sebagai Bathalah Karbala, pahlawan Karbala—berseru, “Mudah-mudahan langit ini runtuh.” Ketika itulah Umar bin Sa’ad, sang panglima tentara Umayyah, melintas. Zainab pun memanggilnya, “Hai Umar, tega sekali kau melihat Husain dibunuh di depan matamu.” Umar tertegun, matanya nampak berkaca-kaca, namun ia segera berlalu.

Tiba-tiba Syimar Dzil Jausyan mendekati kepungan. Melihat anak buahnya tak ada yang berani menyerang al-Husain, ia pun membentak, “Terkutuk kalian semua! Apa yang kalian tunggu? Cepat bunuh dia! Khalifah akan memberikan hadiah yang besar bagi kalian.”

Bentakan itu seakan membangunkan mereka dari mimpi. Zara bin Syarik mengayunkan pedangnya hingga memutuskan lengan kiri Al-Husain. Masih dalam keadaan limbung, tombakan Sinan bin Nakhi merobohkan tubuh cucu baginda Nabi itu ke tanah. Melihat teman-temannya masih diam tertegun, Sinan segera turun dari punggung kudanya dan memenggal kepala Imam Husain bin Ali bin Abi Thalib. Al-Husain wafat pada tanggal 10 Muharram 61 H, lima puluh tujuh tahun setelah Rasulullah mendapat kabar kematiannya dari Malaikat Jibril.

Tak cukup puas, serdadu-serdadu yang sudah kesetanan itu lalu menjarah benda berharga yang melekat pada mayat-mayat pejuang pembela Al-Husain dan merampok barang bawaan di tenda-tenda rombongan Ahlul Bait. Saat itulah Syimar menemukan Ali Asghar, putra Al-Husain, yang sedang terbaring sakit di dalam tenda dengan ditemani bibinya, Zainab. Lelaki biadab itu pun bermaksud menghabisi Ali Ashgar, kalau saja Zainab tidak mati-matian mempertahankannya.

Sambil memeluk keponakannya, wanita pemberani itu berteriak, “Apa akan kau bunuh juga anak yang sedang sakit ini?.”

Syimar ragu-ragu sejenak sebelum memilih untuk meninggalkannya. Mungkin ia berpikir, tanpa dibunuh pun anak yang sedang sakit itu akan mati sendiri, karena kehabisan bekalan makanan, minuman dan obat-obatan. Namun siapa yang tahu rahasia Allah? Justru dari anak yang nyaris terbunuh itulah keturunan Al-Husain kemudian dapat berlanjut hingga saat ini.

Daftar yang syahid dari pihak Imam Husain :
• Saudara : Abbas bin Ali; Abdullah bin Ali; Jafar bin Ali; Utsman bin Ali; Ibrahim bin Ali; Abu Bakar bin Ali; Amru bin Ali; Muhammad bin Ali
• Putra Hussein bin Ali : Ali Akbar bin Husain; Ali Asghar bin Husain; Abdullah bin Hussain bin Ali
• Putra Hasan bin Ali ; Abdullah bin Hasan - putera tertua; Qasim bin Hasan - putera bungsu; Zaid bin Hasan; Hasan bin Hasan bin Ali; Abu Bakar bin Hasan bin Ali
• Lainnya : Muhammad bin Abdullah bin Ja'far; Aun bin Abdullah; Ubaidah bin al-Harith; Ubayd-Allah bin Abdullah bin Ja'far.
• Keturunan Aqil bin Abu Thalib ; Ja’far bin Aqil; Abdul Rahman bin Aqil; Abdullah bin Aqil; Muhammad bin Aqil; Muhammad bin Abu Said bin Aqil; Ibrahim bin Muslim bin Aqil; Abdul Rahman bin Muslim bin Aqil; Abdullah bin Muslim bin Aqil ;Muhammad bin Muslim bin Aqil

Ada dua yang tersisa dari Ahlul bait, Zainab binti Ali bin abi Thalib, putri Fatimah binti Rasulullah..dan bocah kecil yang sakit, Ali ibn Husein Al-Ashghar. Mereka digiring menuju Ibn Ziyad, tapi dengan dada membusung penuh kehormatan. Mereka menjawab telak pertanyaan membalikkan ejekan ejekan yang dilontarkan Ibn Ziyad, sampai Ibn Ziyad menjadi kecut. Hampir Ali dibunuhnya, namun Zainab melindungi. Suatu saat kita akan mengenal nama besar ahlul bait yang tersisa ini, ‘Ali Zainal Abidin’.

Kejadian yang sama terulang di depan Yazid, tuan mereka, Yazid tak mampu berkata kata, bahkan melarikan diri dari hadapan Zainab dan Ali.

Peristiwa Karbala menyulut kemarahan kaum muslimin, mereka bersatu melakukan pemberontakan besar besaran di Makkah dan Madinah, Yazid dan pengikutnya mati secara terhina…

“Sesungguhnya makar Allah lebih dashyat…”

Sayangnya, beberapa orang dalam memahami peristiwa Karbala menjadi berlebihan dengan diperingatinya tanggal 10 Muharam dengan menyakiti diri mereka sendiri, meski berusaha menghayati kejadian yang dialami Imam Husein di Karbala pada waktu itu.

Demikianlah. Episode pilu hari itu ditutup dengan digelandangnya wanita-wanita Ahlul Bait dan Bani Hasyim beserta anak-anak mereka menuju kota Kufah, menghadap sang arsitek Perang Karbala, yakni Gubernur Ubaidullah bin Ziyad. Dengan tangan terbelenggu dan pakaian ala kadarnya, wanita-wanita mulia itu digiring sebagai tawanan perang. Beberapa hari kemudian rombongan manusia-manusia palin utama di zamannya itu kembali digelandang menuju Damaskus, Syiria, untuk dihadapkan kepada Yazid, penguasa tertinggi pemerintahan Dinasti Umayyah.

Para penguasa Umayyah mungkin tak menyadari, peristiwa 10 Muharram 61 H itu akan dikenang sepanjang masa sebagai bagian terkelam dalam sejarah peradaban Islam dan mendudukan mereka sebagai penjahat yang harus dimusuhi sepanjang masa. Terbukti dengan meletusnya pemberontakan demi pemberontakan berdarah yang mengatasnamakan penuntutan balas kematian Al-Husain, hanya berselang tujuh atau delapan tahun setelah insiden Karbala’.

Sampai di sini berakhirlah episode perang Karbala’, yang sekali lagi kembali dikisahkan bukan untuk memedihkan lagi luka sejarah itu, namun untuk sekedar mengingatkan, betapa perpecahan antar umat Islam sebaiknya tidak terjadi lagi, dimanapun dan kapanpun.

Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah untuk junjungan kita, Nabi Muhammad Saw berserta keluarganya dan para sahabatnya yang mengikutinya.

Allahumma shali ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad.

(Dinukil dari berbagai sumber antara lain : 1) Buku Best seller “Tentara Langit Karbala: Epik Suci Cucu Sang Nabi”, ditulis oleh Khalid Muhammad Khalid, seorang penulis termasyur Univ Al Azhar Kairo,2) Baitun Nubuwwah, karya Al-Habib Muhammad Al-Hamid Al-Husaini, dan 3) Husain: The Great Martyr, karya Prof. Fazl Ahmad, MA)

Wallahu a'lam bishshawab.

Terima kasih, Semoga Bermanfaat

Jakarta, 23 November 2012

Billahit taufiq wal hidayah
Wassalamualaikum wr.wb


copy : https://www.facebook.com/photo.php?fbid=3932593675481&set=t.1270722750&type=3&theater
(you tobe)

Kiamat Dan Imam Mahdi - The End Times and Imam Mahdi (part-1)


Petanda Akhir Zaman dan Kedatangan Imam Mahdi


Isyarat dari nabi tentang sungai Eufrat di turki

Sungai ini menyaksikan sebuah kejadian besar di tahun 1975. Bendungan raksasa Keban yang dibangun di sekitar sungai Eufrat setinggi 210 meter memotong alirannya. Dengan kata lain menghentikannya.





Tanda yang ditunjukkan hadist nabi telah terjadi. 
"Berhentinya sungai Eufrat adalah salah satu tanda kedatangan Al Mahdi." (Al Muttaqi al Hindi, Al Burhan fi Alamatil Mahdi Akhirul Zaman, h.39)

Untuk pertama dan terakhir kali dalam sejarah, sungai Eufrat tidak akan mengalir selama tiga hari.

Hadist lain tentang hal ini mengatakan, Rasululullah SAW bersabda, 
"Hari Kiamat tak akan terjadi sebelum sungai Eufrat mengering dan menyingkapkan Gunung Emas yang mendorong manusia berperang. 99 dari 100 orang akan tewas (didalam pertempuran), dan setiap dari mereka berkata: "Mungkin aku satu-satunya yang akan tetap hidup . " (Bukhari-Muslim)

Mari kita renungkan ungkapan-ungkapan tertentu dalam hadist tersebut.

"Hari Kiamat tak akan terjadi sebelum sungai Eufrat mengering dan menyingkapkan Gunung Emas"

Menurut pandangan bersama para penafsir hadist, pernyataan ini merujuk ke penghentian aliran sungai Eufrat, memang, di tahun 1975, pembangunan DAM Keban benar-benar memotong dan menghentikan aliran sungai tersebut.

Berkat pendirian DAM mirip gunung setinggi 210 meter ini, tanah di sekitarnya menjadi senilai emas, karena alasan-alasan seperti dihasilkannya sumber daya listrik, meningkatnya kesuburan tanah dan tumbuhan disekitarnya, juga kian mudahnya sarana pengangkutan.

Hasil proyek pembangunan raksasa yang dikenal sebagai Proyek Anatolia Tenggara (GAP) mengungkapkan dengan jelas kebenaran ini.

Daerah itupun lalu merengkuh peluang ekonomi baru. Pendapatannya meningkat, dan pengangguran berkurang.

Di sisi lain suatu kabar yang baru-baru ini diliput media jelas menunjukkan kebenaran ungkapan yang digunakan di dalam hadist. Menurut kabar itu, foto-foto dari satelit membuktikan adanya timbunan emas di dasar sungai Eufrat. Dan itu bisa dilihat jika airnya tertahan.

Yang mendorong manusia berperang seperti yang diterangkan dalam hadist
"99 dari 100 orang akan tewas (didalam pertempuran), dan setiap dari mereka berkata: "Mungkin aku satu-satunya yang akan tetap hidup."
Adalah merujuk pada peperangan yang membuat jiwa melayang. Para pemilik tanah di daerah sungai Eufrat, menderita kerugian yang sangat besar, karena kekacauan yang berlangsung dalam jangka waktu teror yang panjang di sana dan banyak orang kehilangan jiwanya.

Pendeknya, pernyataan-pernyataan di dalam hadist di atas terjadi. Satu per satu tepat dan dialami langsung suatu nanti! (sumber)

Wallahu 'alam bissawab..


Inilah Produk-produk Zionis di Sekeliling Anda


Inilah Produk-produk Zionis di Sekeliling Anda

Tuesday, April 30, 20130 komentar


Salah satu bentuk pembelaan kita kepada saudara seaqidah dan menjadi upaya perlawanan terhadap Zionis adalah dengan memboikot produk-produk penyumbang Israel.

Boikot Israel. Karena setiap kita membeli produk-produk penyumbang Zionis itu, kita memberikan sekian rupiah untuk Zionis yang kemudian dibelikan peluru untuk ditembakkan ke tubuh mungil balita dan anak-anak Palestina.

Lalu siapa dibalik produk prestis yang kita kenakan selama ini, dan inilah saatnya kita semua mengerti apa dan siapa orang yang ada dibelakang semua ini.

Inilah produk-produk penyumbang Zionis:


Coca-Cola

Tahun 1997, delegasi misi ekonomi Israel memberikan penghargaan Israel Trade Award pada Coca-Cola atas kesetiaan mereka memberi bantuan kepada negara itu selama 30 tahun. Coca-Cola juga menolak seruan Liga Arab untuk memboikot Israel.

Pada Februari 2002, Coca-Cola bekerja sama dengan friend of Israel menjadi sponsor ceramah tokoh Zionis, Linda Gradstein, di Universitas Minnesota.

Tahun 2002, Coca-Cola membangun pabrik di atas tanah milik Palestina yang dirampas Israel. Ini hadiah Israel atas sumbangan jutaan dolar Coca-Cola kepada mereka.

Produk yang masih berafiliasi dengan Coca-Cola adalah Dr Pepper, Fanta, Fruitopia, Kia Ora, Lilt, Sprite, Sunkist, dan Schweppes.

Johnson & Johnson

Tahun 1998, wakil perusahaan Johnson & Johnson, Roger S. Fineon, mendapat penghargaan Jubilee Award dari Perdana Menteri (PM) Israel, Benyamin Netanyahu.

Penghargaan tertinggi ini diberikan atas dasar kesetiaan Johnson & Johnson memperkuat ekonomi Israel.

Sejumlah produk Johnson & Johnson beredar di Indonesia adalah obat bayi dan anak-anak, antara lain: Johnson Baby Powder, Johnson Baby Lotion, Johnson Baby Shampoo, Johnson Baby Oil, dan Johnsons Baby Cologne.

Nestlé

Nestlé telah beroperasi di Indonesia sejak tahun 1971. Perusahaan ini mendirikan Tiga pabrik besar di Indonesia; 1. Pabrik Kejayan, Pasuruan, Jatim. 2. Pabrik Panjang di Lampung dan Pabrik Cikupa di Banten.

Neslte, Satu perusahaan dengan Johnson & Johnson. Beberapa merek produk Nestlé yang dipasarkan di Indonesia antara lain Nestlé Dancow, Nescafé, Nestlé Milo, Bear Brand, Nestlé Bubur Bayi, Kit Kat, Polo, Permen FOX, Maggie, dan Susu Cap Nona.

Danone

Tahun 1998, Franck Riboud, yang berkebangsaan Israel, atas nama perusahaan Danone, menerima penghargaan Jubilee Award yang diberikan Perdana Menteri (PM) Israel, Benyamin Netanyahu. Danone Institute, sudah didirikan di Israel sejak Juli 1998.

Danone dikenal memiliki banyak merk air mineral kemasan di seluruh dunia. Di Asia mereka tampil dengan merk Yilli, di Indonesia Aqua, di China ada Wahaha. Masih satu grup dengan perusahaan ini adalah Biskuit Oreo, Aqua, Ritz, dan keju Kraft.

L'Oreal

Dianggap sahabat dekat Israel dan telah menanamkan investasi besar-besaran di Negara Yahudi itu. Kongres Yahudi Amerika telah menyatakan 'keputusannya' dengan perusahaan ini yang disebut-sebut sebagai 'teman hangat'.

L'Oreal telah menetapkan Israel sebagai pusat perdagangan di Timur Tengah dan telah meningkatkan investasi dan manufaktur di negeri itu. Masih satu grup adalah Giorgio Armani, Lancome, Biotherm, Garnier, Halena Rubinstein, Donna Karan, Vichy, Cacharel, Maybelline, Redken, La rocheposay, Carson.

Mc Donald's

Menurut Chicago Jewish Community Online (situs web milik Dana Serikat Yahudi Chicago), Markas Besar Mc Donald's Corporation yang berpangkalan di luar Chicago, adalah mitra bisnis Serikat Dana Yahudi (Jewish United Fund-JUF) dan Federasi Yahudi (Jewish Federation).

Salah satu tujuan JUF adalah menjaga dukungan militer, ekonomi, dan diplomatik Amerika Serikat, mengawasi, bahkan jika mengontrol, pemberitaan media atas Israel. Salah satu CEO Mc Donald's, Jack M. Greesberg, adalah anggota kehormatan Kamar Dagang dan Industri Amerika-Israel (Israel-America Chamber of Commerce).

Starbucks Cofee

Direktur Starbucks, Howard Shult, dikenal aktifis Zionis. Tahun 1998 dia diberi penghargaan Isarel 50th Anniversary Friend of Zion Tribute Award oleh Jerussalem Fund of Aish HaTorah.

Sejak meletus perang atas Libanon, pemimpin perusahaan Starbuck menyumbang setengah keuntungannya untuk pemerintah Israel .

"Mendukung Yahudi dengan secangkir kopi", ungkapan tersebut sering terdengar yang ditujukan kepada penggemar Starbuck Cafe.

Di saat banyak perusahaan lain mati-matian menarik diri dari Israel, Starbucks justru memutuskan menolong ekonomi Israel yang sedang krisis dan menanam modal untuk membuka counter Starbucks di Israel (Shalom Coffee Co).

Revlon

Menurut majalah Forbes, sang pemodal perusahaan ini, Ronald Perelman, adalah seorang Zionis. Dia dikenal pendukung utama Zionis dan juga anggota The Simon Wiesenthal Center, kelompok ternama di dunia dan kerap mempromosikan Israel.

Nokia

Manajer Umum Nokia, Lars Wolf, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan The Jerusalem Post, 4 Maret 2001, “Kami benar-benar berfokus pada israel dari semua sudut pandang karena kami memiliki proyek internal bernama Project Israel.”

IBM

International Business Machines Corporation (disingkat IBM) dikenal memiliki hubungan dekat dengan Israel. Senior Vice President IBM, Ricciardi lawrence, dalam sebuah wawancara dengan koran Israel.

The Jerusalem Post, mencatat bahwa perusahaan ini telah mempekerjakan 1.700 orang Yahudi. IBM merupakan tiga dari perusahaan yang dipuji dalam acara malam penghargaan demokrasi The American – Israel Friendship League (AIFL), 25 Juni 2001, yang diselenggarakan Ariel Sharon, seorang jenderal pembantai Shabra dan Shatila, Palestina.

The Limited Inc

Pendiri, presiden, sekaligus CEO The Limited Inc, Les Wexner, adalah seorang Zionis. Dia menjadi Dewan Direktur Emet, media pro-Israel yang berfungsi memastikan bahwa semua media di Amerika tetap bias dan membela Israel.  Emet dalam bahasa Ibrani berarti “kebenaran”.

Satu grup dengan sayap bisnis mereka adalah Structure, Victoria's Secret, Bath & Body Works, Intimate, Lerener New York, The White Barn Candle, Express, Henri Bendel, NY & Company, Mast Industries.

Marks & Spencer

Sir Marcus Sieff, chairman M&S, menulis dalam sebuah buku bahwa tujuan perusahaan ini adalah membantu perkembangan ekonomi Israel (Management: The Marks & Spencer Way, Weidenfield & Nicolson, 1990). M&S mendukung Israel dalam bentuk dagang sekitar $233 juta per tahun (jerusalem Report, 5 Juni 2000).

Time Warner Inc

Time Warner Inc dikenal sebagai perusahaan raksasa media. Wakil Direktur Time Warner, Kenneth Novack, pernah terang-terangan mengaku bahwa sangat menguntungkan bekerjasama dengan Israel.

Satu grup dengan Time Warner adalah TIME Magazine, Life Magazine, Time-Life Books, CNN (TV Network), Warner Bros, dan ICQ (Internet chat program).

Delta Galil Industries Ltd

Delta Galil, salah satu perusahaan tekstil Israel terbesar. Pendiri dan pemegang saham utama perusahaan ini, Dov Lautman, merupakan sekutu dekat Presiden Israel, Ehud Barak.

Jenis produk perusahaan ini adalah sepatu Nike, Reebok, Caterpillar, Converse, Calvin Klein, Gap, Boss, Ralph Lauren, Banana Republic, Bauer, Wrangler, Redup, Old navy Dockers, Celio, J.Crewa, JC Penney,  Lou Riders, Pryca, Hema, Auchan, Lindex, Tchibo Tati, Kolombia. Toko pengecer perusahaan ini yang sudah mulai menjamur di Indonesia adalah Carrefour.

Philip Morris

Phillip Morris telah mendermakan 12% keuntungannya untuk Israel. Dengan rata-rata margin keuntungan sehari sebesar 10%, atau $80 juta sehari, maka $9.6 juta uang dari umat Islam diberikan kepada Israel.

Perusahaan raksasa rokok dunia asal Amerika Serikat itu kini mengambil 40% saham perusahaan rokok swasta nasional Sampoerna Tbk.

Produk-produk di bawah payung Philip Morris adalah Marlboro, Merit, L&M, Lark, Winston, Gold Cost, Côted'Or, Philadelphia, Polo, Milka, Malabar, Marabou, Prince, Benson & Hedges dan West.

Estée Lauder

Direktur Estée Lauder, Ronald Lauder, adalah salah seorang ketua konferensi Presiden Organisasi Yahudi-Amerika. Sekarang, ia menjabat presiden Dana Nasional Yahudi (Jewish national Fund).

Selain dikenal seorang Zionis, Ronald Lauder dikenal aktif di beberapa organisasi Yahudi, diantaranya The Conference of President of Major American Jewish Organitations, The Jewish national Fund, The World Jewish Congres.

News Corporation

News Corporation adalah raksasa media milik Rupert Murdoch yang berinvestasi besar di Israel. News Corp adalah satu dari 3 perusahaan yang mendapat pujian atas dukungannya kepada Israel dalam America-Israel League Partners for Democracy Award Dinner 25 Juni 2001. Murdoch sendiri menjadi wakil penyelenggara acara tersebut.

Group News Corp adalah Fox TV Network, NBC,  20th Century Fox Film, Fox Kids, Sky TV Network, dan Star TV Network, national Geographic (journal & TV), new of the World, the Sun, Independet Newspaper Ltd, Newsphotos, Sunday Herald, Sunday Mail, Amerika: The New York Post, Harper Collins Book Publisher, Ragan Books, Zondervan, Nursey World, Raskus, NDS, Mushroom Records, ChinaByte.com, Festival Records.

Klub Sepak Bola Arsenal
Maret 2006, Innovative Minds dan lembaga HAM Islam (The Islamic Human Right Commision) melakukan kampanye memboikot klub sepak bola Arsenal (Arsenal Football Club) atas keterlibatannya dalam mempromosikan Israel sebagai tempat tujuan utama wisata.

***

Daftar perusahaan ini memang tidak memberi tahu kepada konsumen bahwa sebenaranya mereka adalah orang yahudi, tentu saja tidak. Namun, Kita sudah menjadi salah satu konsumen setia yang secara tidak langsung sudah menopang ekonomi orang yahudi selama ini.

Puluhan Tahun Ditanam, Pohon Ghorqod Israel Musnah Terbakar


Puluhan Tahun Ditanam, Pohon Ghorqod Israel Musnah Terbakar

Tuesday, April 30, 20130 komentar


Kebakaran di sejumlah wilayah Israel selama tiga hari berturut-turut di awal pekan ini membuat negara penjajah Yahudi itu tampak seperti dikepung api. Selain itu, ratusan titik kebakaran di hutan Israel dipastikan menghanguskan pohon ghorqod yang telah ditanam bertahun-tahun.

Seperti dilaporkan The Jerusalem Post, kebakaran hutan terjadi –diantaranya- di Kfar Uriya, dekat Beit Shemesh sejak Ahad (28/4) lalu.

Kebakaran hutan juga terjadi di Ben Shemen, dekat Modiin, mengakibatkan sedikitnya dua orang terluka. Mereka kemudian dikirim ke Rumah Sakit Asaf Harofeh untuk menjalani perawatan.

Ynetnews menambahkan, api pecah di Aminadav hutan Barat Yerusalem. Enam awak pemadam kebakaran tiba di lokasi. Selain itu, dua jet pemadam kebakaran dipanggil untuk membantu memadamkan kobaran api.

Otoritas pemadam kebakaran Israel mengklaim mereka telah berhasil memadamkan 600 titik kebakaran.

"Kami telah memadamkan lebih dari 600 titik kebakaran yang telah berkorbar sejak Sabtu (27/4)," kata Shachar Ayalon dari Regu Pemadam, seperti dilansir dari Xinhua, Rabu (1/5).

Meski 600 titik kebakaran telah dipadamkan, belum ada laporan kebakaran akan segera bisa diatasi, mengingat suhu tinggi dan angin kencang yang melanda wilayah itu.

"Penyebab kebakaran terutama adalah gabungan panas yang luar biasa, angin kencang, situasi kelembaban yang menimbulkan masalah dan api unggun yang dinyalakan sebagai bagian dari hari libur nasional," tambah Ayalon.

Belum ada laporan resmi berapa jumlah pohon Ghorqod yang musnah akibat kebakaran dalam pekan ini. Namun, sebagai perbandingan, jewishjournal melansir 5 juta pohon mati dalam kebakaran tahun 2011 lalu.

Seperti diketahui, Yahudi Israel gencar menanam pohon Ghorqod di sejumlah hutan. Tidak tanggung-tanggung, website resmi Israel menyebutkan angka 240 juta pohon telah ditanam atas nama "penghutanan dan penyelamatan ekologi." Disinyalir, gencarnya Yahudi Israel menanam pohon Ghorqod karena mereka mempercayai "ramalan" Nabi Muhammad bahwa kelak di akhir zaman pohon Ghorqod akan melindungi mereka ketika berperang melawan pasukan Islam.(bersamadakwah)

Siapakah Imam Mahdi ? Apa Ciri-Ciri Dan Tanda Kedatangan Imam Mahdi ?


Siapakah Imam Mahdi ? Apa Ciri-Ciri Dan Tanda Kedatangan Imam Mahdi ? 
Siapakah Imam Mahdi ? Apa Ciri-Ciri Dan Tanda Kedatangan Imam Mahdi ?
Siapakah Imam Mahdi?
Imam Mahdī ( الإمام المهدي), Muhammad al-Mahdī, Mehdi; (“Seseorang yang memandu”) adalah seorang muslim berusia muda yang akan dipilih oleh Allah untuk menghancurkan semua kezaliman dan menegakkan keadilan di muka bumi sebelum datangnya hari kiamat.

Hal ini diterangkan dalam sebuah hadist nabi yang diriwayatkan oleh Thabrani.
Telah bersabda Rasulullah SAW:

“ Sungguh, bumi ini akan dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Dan apabila kezhaliman serta kesemena-menaan itu telah penuh, maka Allah SWT akan mengutus seorang laki-laki yang berasal dari umatku, namanya seperti namaku, dan nama bapaknya seperti nama bapakku (Muhammad bin Abdullah). Maka ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana ia (bumi) telah dipenuhi sebelum itu oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Di waktu itu langit tidak akan menahan setetes pun dari tetesan airnya, dan bumi pun tidak akan menahan sedikit pun dari tanaman-tanamannya. Maka ia akan hidup bersama kamu selama 7 tahun, atau 8 tahun, atau 9 tahun. (HR. Thabrani) ”

Hadist lain yang menerangkan tentang kedatangan Imam Mahdi adalah sebagai berikut:

“ Telah bersabda Rasulullah SAW, “Pada akhir zaman akan muncul seorang khalifah yang berasal dari umatku, yang akan melimpahkan harta kekayaan selimpah-limpahnya. Dan ia sama sekali tidak akan menghitung-hitungnya. (HR. Muslim dan Ahmad)

Imam Mahdi sebenarnya adalah sebuah nama gelar sebagaimana halnya dengan gelar khalifah, amirul mukminin dan sebagainya. Imam Mahdi dapat diartikan secara bebas bermakna “Pemimpin yang telah diberi petunjuk”. Dalam bahasa Arab, kata Imam berarti “pemimpin”, sedangkan Mahdi berarti “orang yang mendapat petunjuk”.

Nama Imam Mahdi sebenarnya seperti yang disebutkan dalam hadist di atas, ia bernama Muhammad (seperti nama Nabi Muhammad), nama ayahnya pun sama seperti nama ayah Nabi Muhammad SAW yaitu Abdullah. Nama Imam Mahdi sama persis dengan Rasulullah SAW yaitu Muhammad bin Abdullah.

Ciri-ciri Imam Mahdi

Tidak ada seorang pun dimuka bumi ini yang mengetahui tentang Imam Mahdi dan ciri-cirinya , kecuali Rasulullah, karena Rasululah dibimbing oleh wahyu. Oleh karena itu bagi kita sebaik-baiknya tempat untuk merujuk tentang perkara ini adalah apa yang baginda Rasulullah katakan dalam hadist-hadistnya sebagai berikut:
Telah bersabda Rasulullah SAW:

“ Al-Mahdi berasal dari umatku, berkening lebar, berhidung panjang dan mancung. Ia akan memenuhi bumi ini dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana ia (bumi ini) sebelum itu dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan, dan ia (umur kekhalifahan) berumur tujuh tahun. (HR. Abu Dawud dan al-Hakim) ”

Telah bersabda Rasulullah SAW:“ Al-Mahdi berasal dari umatku, dari keturunan anak cucuku. (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan al-Hakim) ”
TANDA-TANDA KEDATANGAN AL MAHDI


Nabi SAW bersabda :
“Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa. Ia akan penuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kezaliman.” (HR Ahmad 10898)

Hadits berikut ini bahkan memberikan kita gambaran bahwa kedatangan Imam Mahdi akan disertai tiga peristiwa penting.

Pertama, perselisihan berkepanjangan sesudah kematian seorang pemimpin.

Kedua, dibai’atnya seorang lelaki (Imam Mahdi) secara paksa di depan Ka’bah.

Ketiga, terbenamnya pasukan yang ditugaskan untuk menangkap Imam Mahdi dan orang-orang yang berbai’at kepadanya. Allah benamkan seluruh pasukan itu kecuali disisakan satu atau dua orang untuk melaporkan kepada penguasa zalim yang memberikan mereka perintah untuk menangkap Imam Mahdi.

“Akan terjadi perselisihan setelah wafatnya seorang pemimpin, maka keluarlah seorang lelaki dari penduduk Madinah mencari perlindungan ke Mekkah, lalu datanglah kepada lelaki ini beberapa orang dari penduduk Mekkah, lalu mereka membai’at Imam Mahdi secara paksa, maka ia dibai’at di antara Rukun dengan Maqam Ibrahim (di depan Ka’bah). Kemudian diutuslah sepasukan manusia dari penduduk Syam, maka mereka dibenamkan di sebuah daerah bernama Al-Baida yang berada di antara Mekkah dan Madinah.” (HR Abu Dawud 3737)

Indikasi yang pertama telah terjadi, yaitu perselisihan dan kekacauan yang timbul sesudah wafatnya seorang pemimpin. Siapakah pemimpin yang telah wafat itu? Sebagian berspekulasi bahwa yang dimaksud adalah Saddam Husein. Karena semenjak kematiannya, negeri Irak berada dalam kekacauan berkepanjangan. Wallahua’lam bish-showwab. Bila analisa ini benar berarti dewasa ini kita sudah harus bersiap-siap untuk berlangsungnya pembai’atan paksa Imam Mahdi di depan Ka’bah.

Bila ketiga peristiwa di atas telah terjadi, berarti Ummat Islam di seluruh penjuru dunia menjadi tahu bahwa Imam Mahdi telah datang diutus ke muka bumi. Panglima ummat Islam di Akhir Zaman telah hadir.. . Dan bila ini telah menjadi jelas kitapun terikat dengan pesan Nabi shollallahu ’alaih wa sallam sebagai berikut:

“Ketika kalian melihatnya (kehadiran Imam Mahdi), maka berbai’at-lah dengannya walaupun harus merangkak-rangkak di atas salju karena sesungguhnya dia adalah Khalifatullah Al-Mahdi.” (HR Abu Dawud 4074)

Tanda- Tanda Kemunculannya
Para ulama membagi Tanda-tanda Akhir Zaman menjadi dua. Ada Tanda-tanda Kecil dan ada Tanda-tanda Besar Akhir Zaman. Tanda-tanda Kecil jumlahnya sangat banyak dan datang terlebih dahulu. Sedangkan Tanda-tanda Besar datang kemudian jumlahnya ada sepuluh. Alhamdulillah, Allah sayang sama umat manusia. Sehingga Allah datangkan tanda-tanda kecil dalam jumlah banyak sebelum datangnya tanda-tanda besar. Dengan demikian manusia diberi kesempatan cukup lama untuk merenung dan bertaubat sebelum tanda-tanda besar berdatangan.

Siapakah Imam Mahdi ? Apa Ciri-Ciri Dan Tanda Kedatangan Imam Mahdi ?

Banyak pendapat mengatakan bahwa kondisi dunia dewasa ini berada di ambang datangnya tanda-tanda besar Kiamat. Karena di masa kita hidup dewasa ini sudah sedemikian banyak tanda-tanda kecil yang bermunculan. Praktis hampir seluruh tanda-tanda kecil kiamat yang disebutkan oleh Nabishollallahu ’alaih wa sallamsudah muncul semua di zaman kita. Maka kedatangan tanda-tanda besar tersebut hanya masalah waktu. Tanda besar pertama yang bakal datang ialah keluarnya Dajjal. Namun sebagian ulama berpendapat bahwa sebelum munculnya Dajjal harus datang terlebih dahulu Tanda Penghubung antara tanda-tanda kecil kiamat dengan tanda-tanda besarnya. Tanda Penghubung dimaksud ialah diutusnya Imam Mahdi ke muka bumi.

Dalam sebuah hadits Nabishollallahu ’alaih wa sallammengisyaratkan bahwa Imam Mahdi pasti datang di akhir zaman. Ia akan memimpin ummat Islam keluar dari kegelapan kezaliman dan kesewenang-wenangan menuju cahaya keadilan dan kejujuran yang menerangi dunia seluruhnya. Ia akan menghantarkan kita meninggalkan babak keempat era para penguasa diktator yang memaksakan kehendak dan mengabaikan kehendak Allah dan RasulNya dewasa ini menuju babak kelima yaitu tegaknya kembali kekhalifahan Islam yang mengikuti manhaj, sistem atau metode Kenabian.

لَوْ لَمْ يَبْقَ مِنْ الدُّنْيَا إِلَّا يَوْمٌ لَطَوَّلَ اللَّهُ ذَلِكَ الْيَوْمَ حَتَّى يَبْعَثَ فِيهِ

رجل مِنْ أَهْلِ بَيْتِي يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِي وَاسْمُ أَبِيهِ اسْمُ أَبِي

يَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ ظُلْمًا وَجَوْرًا

“Andaikan dunia tinggal sehari sungguh Allah akan panjangkan hari tersebut sehingga diutus padanya seorang lelaki dari ahli baitku namanya serupa namaku dan nama ayahnya serupa nama ayahku. Ia akan penuhi bumi dengan kejujuran dan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kezaliman dan penganiayaan.” (HR abu Dawud 9435)

Lelaki keturunan Nabi Muhammadshollallahu ’alaih wa sallamtersebut adalah Imam Mahdi. Ia akan diizinkan Allah untuk merubah keadaan dunia yang penuh kezaliman dan penganiayaan menjadi penuh kejujuran dan keadilan. Subhanallah...! Beliau tentunya tidak akan mengajak ummat Islam berpindah babak melalui perjalanan tenang dan senang laksana melewati taman-taman bunga indah atau melalui meja perundingan dengan penguasa zalim dewasa ini apalagi dengan mengandalkan sekedar ”permainan kotak suara”..! Imam Mahdi akan mengantarkan ummat Islam menuju babak Khilafatun ’ala Minhaj An-Nubuwwah melalui jalan yang telah ditempuh Nabi Muhammadshollallahu ’alaih wa sallamdan para sahabatnya, yaitu melalui al-jihad fi sabilillah.

Siapakah Imam Mahdi ? Apa Ciri-Ciri Dan Tanda Kedatangan Imam Mahdi ?

Siapakah Imam Mahdi ? Apa Ciri-Ciri Dan Tanda Kedatangan Imam Mahdi ?

Imam Mahdi akan berperan sebagai panglima perang ummat Islam di akhir zaman. Beliau akan mengajak ummat Islam untuk memerangi para Mulkan Jabriyyan (Para Penguasa Diktator) yang telah lama bercokol di berbagai negeri-negeri di dunia menjalankan kekuasaan dengan ideologi penghambaan manusia kepada sesama manusia. Bila Allah mengizinkan Imam Mahdi untuk menang dalam berbagai perang yang dipimpinnya, maka pada akhirnya ia akan memimpin dengan pola kepemimpinan berideologi aqidah Tauhid, yaitu penghambaan manusia kepada Allah semata. Banyak ghazawat (perang) akan dipimpin Imam Mahdi. Dan –subhaanallah- Allah akan senantiasa menjanjikan kemenangan baginya.

تَغْزُونَ جَزِيرَةَ الْعَرَبِ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ فَارِسَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ

ثُمَّ تَغْزُونَ الرُّومَ فَيَفْتَحُهَا اللَّهُ ثُمَّ تَغْزُونَ الدَّجَّالَ فَيَفْتَحُهُ اللَّهُ

“Kalian perangi jazirah Arab dan Allah beri kalian kemenangan. Kemudian Persia (Iran), dan Allah beri kalian kemenangan. Kemudian kalian perangi Rum, dan Allah beri kalian kemenangan. Kemudian kalian perangi Dajjal,dan Allah beri kalian kemenangan.” (HR Muslim 5161)

Lalu apa sajakah indikasi kedatangan Imam Mahdi? Dalam sebuah hadits Nabishollallahu ’alaih wa sallammemberikan gambaran umum indikasi kedatangan Imam Mahdi. Ia akan diutus ke muka bumi bilamana perselisihan antar-manusia telah menggejala hebat dan banyak gempa-gempa terjadi. Dan kedua fenomena sosial dan fenomena alam ini telah menjadi semarak di berbagai negeri dewasa ini.

أُبَشِّرُكُمْ بِالْمَهْدِيِّ يُبْعَثُ فِي أُمَّتِي عَلَى اخْتِلَافٍ مِنْ النَّاسِ

وَزَلَازِلَ فَيَمْلَأُ الْأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ جَوْرًا وَظُلْمًا

“Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa. Ia akan penuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kezaliman.” (HR Ahmad 10898)

Hadits berikut ini bahkan memberikan kita gambaran bahwa kedatangan Imam Mahdi akan disertai tiga peristiwa penting. Pertama,perselisihan berkepanjangan sesudah kematianseorang pemimpin. Kedua, dibai’atnya seorang lelaki (Imam Mahdi) secara paksa di depan Ka’bah. Ketiga, terbenamnya pasukan yang ditugaskan untuk menangkap Imam Mahdi dan orang-orang yang berbai’at kepadanya. Allah benamkan seluruh pasukan itu kecuali disisakan satu atau dua orang untuk melaporkan kepada penguasa zalim yang memberikan mereka perintah untuk menangkap Imam Mahdi.

يَكُونُ اخْتِلَافٌ عِنْدَ مَوْتِ خَلِيفَةٍ فَيَخْرُجُ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ هَارِبًا إِلَى مَكَّةَ فَيَأْتِيهِنَاسٌ مِنْ أَهْلِ مَكَّةَ فَيُخْرِجُونَهُ وَهُوَ كَارِهٌ فَيُبَايِعُونَهُ بَيْنَ الرُّكْنِ وَالْمَقَامِ

وَيُبْعَثُ إِلَيْهِ بَعْثٌ مِنْ أَهْلِ الشَّامِ فَيُخْسَفُ بِهِمْ بِالْبَيْدَاءِ بَيْنَ مَكَّةَ وَالْمَدِينَةِ

“Akan terjadi perselisihan setelah wafatnya seorang pemimpin, maka keluarlah seorang lelaki dari penduduk Madinah mencari perlindungan ke Mekkah, lalu datanglah kepada lelaki ini beberapa orang dari penduduk Mekkah, lalu mereka membai’at Imam Mahdi secara paksa, maka ia dibai’at di antara Rukun dengan Maqam Ibrahim (di depan Ka’bah). Kemudian diutuslah sepasukan manusia dari penduduk Syam, maka mereka dibenamkan di sebuah daerah bernama Al-Baida yang berada di antara Mekkah dan Madinah.” (HR Abu Dawud 3737)

Saudaraku, sebagian pengamat tanda-tanda akhir zaman beranggapan bahwa indikasi yang pertama telah terjadi, yaitu perselisihan dan kekacauan yang timbul sesudah wafatnya seorang pemimpin. Siapakah pemimpin yang telah wafat itu? Sebagian berspekulasi bahwa yang dimaksud adalah Saddam Husein. Karena semenjak kematiannya, negeri Irak berada dalam kekacauan berkepanjangan. Wallahua’lam bish-showwab. Bila analisa ini benar berarti dewasa ini kita sudah harus bersiap-siap untuk berlangsungnya pembai’atan paksa Imam Mahdi di depan Ka’bah.

Saudaraku, bila ketiga peristiwa di atas telah terjadi, berarti Ummat Islam di seluruh penjuru dunia menjadi tahu bahwa Imam Mahdi telah datang diutus ke muka bumi. Panglima ummat Islam di Akhir Zaman telah hadir.. . Dan bila ini telah menjadi jelas kitapun terikat dengan pesan Nabishollallahu ’alaih wa sallamsebagai berikut:

فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَبَايِعُوهُ وَلَوْ حَبْوًا عَلَى الثَّلْجِ فَإِنَّهُ خَلِيفَةُ اللَّهِ الْمَهْدِيُّ

“Ketika kalian melihatnya (kehadiran Imam Mahdi), maka berbai’at-lah dengannya walaupun harus merangkak-rangkak di atas salju karena sesungguhnya dia adalah Khalifatullah Al-Mahdi.” (HR Abu Dawud 4074)

Ya Allah, izinkanlah kami bergabung dengan pasukan Imam Mahdi. Ya Allah anugerahkanlah kami rezeki untuk berjihad di jalanMu bersama Imam Mahdi lalu memperoleh salah satu dari dua kebaikan: ’isy kariman (hidup mulia di bawah naungan syariat Allah) atau mut syahidan (mati syahid). Amin.. |sumber|


Sumber : http://anehcuy.blogspot.com/2013/04/siapakah-imam-mahdi-apa-ciri-ciri-dan.html#ixzz2S1XdUSm5

Kabut 40 hari yang Keluar Sebelum Hari Kiamat

Di antara tanda-tanda Kiamat kubro adalah munculnya asap sebelum Hari Kiamat yang memenuhi bumi, sehingga ia seperti sebuah rumah yang di dalamnya dinyalakan kayu bakar, ia menyerang orang-orang mukmin seperti influensa, dan masuk ke dalam jasad orang-orang kafir dan munafik melalui lubang tubuh mereka, maka mereka menggelembung sehingga ia keluar dari pendengaran mereka. 

Munculnya tanda Kiamat ini dinyatakan oleh al-Qur’an dan sunnah Nabi saw dan sudah menjadi kesepakatan umat. 

Adapun dalil dari al-Qur’an maka firman Allah swt, â€œMaka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata, yang meliputi manusia. Inilah adzab yang pedih. (Mereka berdoa), â€کYa Tuhan kami, lenyapkanlah dari kami adzab itu. Sesungguhnya kami akan beriman’. Bagaimanakah mereka dapat menerima peringatan, padahal telah datang kepada mereka seorang rasul yang memberi penjelasan, kemudian mereka berpaling daripadanya dan berkata, â€کDia adalah seorang yang menerima ajaran (dari orang lain) lagi pula seorang yang gila. Sesungguhnya (kalau) kami akan melenyapkan siksaan itu agak sedikit sesungguhnya kamu kamu akan kembali (ingkar). (Ingatlah) hari (ketika) Kami menghantam mereka dengan hantaman yang keras. Sesungguhnya Kami adalah Pemberi balasan.â€‌ (QS. Ad-Dukhan: 10-16). 

Adapun sunnah maka hadis riwayat Muslim dan lainnya dari hadits Hudzaefah bin Usaid Al-Ghifari berkata, “Rasulullah saw melewati kami, sementara kami sedang berbincang-bincang. Beliau bertanya, â€کApa yang kalian perbincangkan?’ Kami menjawab, â€کKiamat’. Beliau bersabda, â€کSesungguhnya ia tidak akan datang sehingga kalian melihat sepuluh tanda sebelumnya’. Lalu beliau menyebutkan dukhan (kabut), Dajjal, binatang bumi, terbitnya matahari dari arah barat, turunnya Isa bin Maryam, Ya’juj dan Ma’juj, tiga pembenaman: pembenaman di timur, pembenaman di barat dan pembenaman di jazirah Arab, dan yang terakhir adalah api yang menggiring manusia ke Mahsyar mereka.â€‌ (HR. Muslim no. 2901, Abu Dawud no.4311 dan at-Tirmidzi no. 2184). 

Mengenai ijma’ maka umat Islam telah bersepakat bahwa dukhan adalah salah satu tanda Kiamat. Akan tetapi mereka berselisih pendapat tentang bentuk kabut ini. Apakah tanda ini telah terjadi dan berlalu atau ia belum terjadi? 

Pendapat yang rajih adalah yang menyatakan bahwa dukhan ini adalah salah satu tanda kekuasaan Allah yang dikirim kepada hamba-hamba-Nya dan ia belum tiba. Ini adalah pendapat Ali bin Abu Thalib, Abu Said al-Khudri, Ibnu Abbas dan jumhur Salaf seperti Hasan al-Bashri dan lain-lainnya. 

Ibnu Katsir mendukung pendapat dengan berdalil kepada zhahir hadits, â€œKiamat tidak datang sehingga kalian melihat sepuluh tanda, salah satunya adalah dukhan.â€‌ Dan kepada hadits dalam ash-Shahihain tentang sabda Nabi saw kepada Ibnu Shayyad, â€œSesungguhnya aku menyembunyikan untukmu sesuatu.â€‌ Ibnu Shayyad menjawab, “Yaitu dukh.â€‌ Nabi saw bersabda, â€œDuduklah dalam keadaan terhina karena kamu tidak akan melebihi kadarmu.â€‌ Dan yang disembunyikan oleh Nabi saw adalah ayat ad-Dukhan, â€œMaka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata.â€‌ Hadits ini menunjukkan bahwa dukhan ini belum muncul, ia masih ditunggu. 

Ali bin Abu Thalib, “Tanda dukhan ini belum terjadi, ia menyerang seorang mukmin seperti bentuk influensa dan menggelembungkan orang kafir sehingga dia binasa.â€‌ 

Ibnu Jarir dan Ibnu Hatim meriwayatkan dari Abdullah bin Abu Mulaikah berkata, “Suatu hari saya menemui Ibnu Abbas dia berkata, â€کMalam ini aku tidak bisa tidur sampai pagi’. Saya bertanya, â€کMengapa?’ Dia menjawab, â€کSaya mendengar orang-orang berkata bahwa bintang berekor telah muncul. Saya khawatir dukhan telah muncul, maka saya tidak bisa tidur sampai pagi.â€‌ 
Ibnu Katsir berkata, “Ini adalah sanad yang shahih dari Ibnu Abbas Habrul Ummah dan Turjuman al-Qur’an. Dan begitulah pendapat sahabat-sahabat dan tabiin-tabiin yang sesuai dengan pendapatnya sesuai dengan hadits-hadits yang marfu’ baik yang shahih maupun hasan atau lainnya yang mereka sebutkan, semua itu mengandung isyarat yang yakin dan jelas bahwa dukhan adalah salah satu ayat yang masih ditunggu, di samping itu ia secara zhahir disinggung oleh Al-Qur’an.â€‌ 

Firman Allah Tabaraka Wa Taala, â€œMaka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata.â€‌ Yakni jelas dan terang dilihat oleh siapa pun. Dan tidak seperti yang ditafsirkan oleh Ibnu Mas’ud, karena ia adalah hayalan yang dilihat oleh mata mereka, karena kelaparan yang sangat. 

Begitu pula firman-Nya, â€œYang meliputi manusia,â€‌ Yakni menutupi mereka dan membuat mereka tidak melihat, jika dukhan hanyalah hayalan yang khusus bagi penduduk Makkah yang musyrik, tentunya tidak dikatakan, â€œMeliputi manusia.â€‌ 

Imam Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim berkata, “Sabdanya saw tentang tanda-tanda Kiamat, â€کKiamat tidak datang sehingga sebelumnya kalian melihat sepuluh tanda, di antaranya dukhan dan Dajjal.â€‌ Hadits ini mendukung pendapat yang mengatakan bahwa dukhan adalah dukhan yang menyerang nafas orang-orang kafir dan menyerang orang mukmin dalam bentuk influensa dan bahwa ia belum tiba, ia akan terjadi menjelang hari Kiamat. Dan telah dijelaskan dalam kitab Bad’ul Khalqi ucapan orang yang mengatakan ini dan pengingkaran Ibnu Mas’ud kepadanya, di mana Ibnu Mas’ud menyatakan bahwa itu adalah ibarat kekeringan yang menimpa Quraisy sehingga mereka melihat di langit seperti ada kabut. Pendapat Ibnu Mas’ud ini diikuti oleh beberapa kalangan. Sementara pendapat yang lain dinyatakan oleh Hudzaefah, Ibnu Umar dan Hasan. Dan Hudzaefah meriwayatkan dari Nabi saw bahwa dukhan ini berlangsung selama 40 hari. Dan bisa jadi itu adalah dua Dukhan untuk menggabungkan antara atsar-atsar yang ada.â€‌ Wallahu a'lam. 

(Rujukan: Shahih Asyrat as-Sa’ah, Mushtofa Abu an-Nashr asy-Syalabi). 

Tanda Tanda Menjelang Hari kiamat Menurut Islam


Proses Terjadinya Kiamat Menurut Agama Islam ini bermaksud sebagai pengingat untuk seluruh kaum muslim pada umumnya dan untuk diri saya pribadi khususnya. Ingatlah wahai saudara/i seiman seagama, bahwa kiamat akan menghampiri setiap manusia termasuk saudara/i dan saya karna kita adalah manusia yang diciptakan oleh sang pencipta alam semesta, yaitu Allah SWT.

Proses Terjadinya Kiamat Menurut Agama Islam pada pembahasan ini adalah tahap-tahap kiamat kubro atau kiamat besar sebagai akhirnya zaman di dunia. Silakan simak proses-proses kiamat besar (akhir al-zaman) di mata Agama Islam di bawah ini:

Kemunculan Imam Mahdi,
Saya yakin saudara sekalian mengetahui nama gelar ini. Dan saya sudah banyak menemukan buku-buku yang menjelaskan tentang munculnya Imam Mahdi beserta ciri-ciri seorang Imam Mahdi.


Kemunculan Dajjal,
Nama Dajjal sepertinya sudah tidak asing lagi di mata dan telinga saudara. Selain buku-buku mengenai Imam Mahdi, buku-buku mengenai Dajjal pun sudah banyak beredar bahkan pernah saya menemukan buku tentang Dajjal yang mengabarkan bahwa Dajjal sudah muncul di tanah India.


Turunnya Nabi Isa (AS),
Tahapan ketiga, Nabi Isa AS akan muncul untuk membantu Imam Mahdi mengalahkan Dajjal (berdasarkan pendengaran yg pernah saya dengar).\


Kemunculan Yajooj dan Majooj,
Terbitnya matahari dari Barat ke Timur,
Pintu pengampunan akan ditutup,


Dab'bat al-Ard akan keluar dari tanah,
Berdasarkan yang pernah saya dengar dari seorang guru di Pesantren, bahwa: Dab'at al-Ard berbadan kuda dan berkepala manusia seperti burok. Dab'at al-Ard membawa tongkat Nabi Musa dan palu besarnya untuk menandai setiap manusia di muka bumi tanpa terkecuali. Dengan begitu, pada masa itu di muka bumi hanya ada dua nama, yaitu: Kafir dan Muslim. Tidak ada nama Udin, Aminudin, Alimudin, dkk Udin, dsb.


Seluruh Umat Muslim Sejati Meninggal Dunia,
Setelah Dab'at al-Ard selesai menjalankan tugasnya menandai setiap manusia, akan muncul kabut selama 40 Hari yang akan mematikan semua orang beriman sejati sehingga mereka tidak perlu mengalami tanda-tanda kiamat lainnya.


Berdasarkan yang saya dengar ketika di Pesantren dari seorang guru, bahwa: selain kabut, Allah SWT akan mendatangkan angin sepoy-sepoy sehingga umat Muslim Sejati tidak merasakan bagaimana pedih dan sakit ketika nyawanya dicabut. Pada masa itu pula golongan orang kafir merasa bangga karena mereka tidak meninggal. Dengan begitu, bagi saudara umat Muslim, janganlah takut dengan kedatangan hari akhir/kiamat karna sesungguhnya Umat Muslim sejati tidak akan merasakan pedihnya kiamat. Oleh karena itu, marilah kita bertaubat kepada Allah, menjalankan segala perinta-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Semoga saudara, saya, dan kita termasuk golongan orang Muslim Sejati yang dimaksudkan. Amien..


Sebuah kebakaran besar akan menyebabkan kerusakan,
Pemusnahan/runtuhnya Kabah,
Tulisan dalam Al-Quran akan lenyap,
Sangkakala akan ditiup pertama kalinya membuat semua makhluk hidup merasa kaget dan ketakutan, dan
Tiupan sangkakala yang kedua kalinya akan membuat semua makhluk hidup mati dan yg ketiga yang membuat setiap makhluk hidup bangkit kembali.


Demikianlah proses terjadinya kiamat berdasarkan pandangan Agama Islam. Dan Nabi MUHAMMAD SAW telah bersabda:
"Barang siapa yg mengingatkan ini kepada orang lain, akan Ku buatkan tempat di syurga baginya pada hari penghakiman kelak"
Maka dari pada itu, silakan saudara klik tombol share/berbagi via facebook dan google plus di bawah, dan mudah-mudahan saudara/i termasuk golongan orang yang menjalankan hadis tersebut, amien

Komunitas Cinta Sedekah


Asalamualaikum wr. wb.....

Saya mau cerita nie...pengalaman pribadi....
agak malu sih ceritanya, hehehehehe.....

Aku ini orangnya keduniawian banget, yang terfikir di fikiranku yang terlintas hanya '' Menabung, Investasi ( beli emas, buat kos-kosan, beli tanah, end whoteper...hehehehe......)
Saat investasi lancar, dalam fikiran ''okey, let's go n start''... tapi hidup seperti tebakan ghaib alias ga ada yang tau. Hari ini makan ayam, eh....2 menit lagi makan tempe atau bisa-bisa ga makan. Suhanalloh.......

Hidup ga berjalan mulus, semua ada ujian, karena Allah juga minta bukti rasa cinta kita padanya. Tetapi, ''Allah tidak serta merta memberikan ujian pada umatnya melebihi batas kemampunya'' dan '' barang siapa yang bersaba dan bertawakal disetiap kesulitan maka sesungguhnya kemudahan itu amatlah dekat'' Subhanalloh....

 Akhir bulan April 2013, saat itu aku sudah punya bon dikantor, jelas saya ga terima gaji utuh, mana masih ada cicilan ini itu....ya sudahlahlah....teringat kata'' Ustad Yusuf Mansyur''  sedekah  ''bang ippho,trans 7'' juga bilang '' sedekah, ga usah mikir panjang ikuti otak kanan, jika belum ikhlas latih saja nanti lama lama juga ikhlas''
tanpa pikir panjang, aku lakukan sajalah secepetnya mumpung hati sudah sreg karena syethan pasti juga ga tinggal diam buat menggagalkan niatku.

Terjadi saat tanggal 27 April 2013,dengan  ku ucapkan Bismilahirohmaniroqim.....
aku pergi melaju dengan naik sepeda motor ke Yayasan Nurul Hayat, alamatnya di IKIP Gunung Anyar Surabaya. ya....ga jauh dari lokasi rumah, alhamdulilah....
terdaftar sudah namaku di catatan Donatur tetap Nurul Hayat, karena terhitungnya 2,5% dari pendapatan kami (aku dan suami) ya Rp. 100.000,- dan alhamdulilah kita masuk dalam daftar '' NH Esecutive Card'' banyak manfaat yang didapatkan, selain melaksanakan perintah Allah dengan mengharap ridhonya, ternyata ada keuntungan lain...tuch khan!!!!!
''NH Esecutive Card'' bisa mengikuti 
1. kajian-kajian ilmu agama
2. belajar membaca Al-Quran dengan cara cepat.
3. Jika ber aqiaqoh maupun tasyakuran akan mendapat discount dan bingkisan menarik
4. Jika Umroh dan Haji akan dibimbing agar tidak hanya sekedar wisata
5. Ingin ber-Haji lewat NH dibantu dengan pengurusan program ''Dana Talangan''
6. Bagi Ibu Hamil akan dibantu pembekalan2 secara spiritual agar bayi mengenal ilmu agama 
    sejak di dalam kandungan.
7. Ambulance Gratis
8. Pengobatan 
9. Setiap 6 bulan ada undian Umroh Gratis untuk para Donatur.

Alhamdulilah, banyak khan manfaatnya...
dan Insyaallah, kita mendapatkan rezeki untuk Umrohnya ya...hehehehe.....

Yang lebih menakjubkan setelah kami melakukan kewajiban kami yaitu '' sodhaqoh'' subhanalloh...terjadi keajaiban, Selasa, 30 April 2013 persetujuan hutang kami diterima. Alhamdulilah....mesti itu pinjaman artinya itu juga rezeki.Subhanalloh....

Insyaallah, dengan izinya....
kami ingin lebih getol lagi untuk saling berbagi.
Amin.